Vetojenewanews.com,Deli Serdang – Menjelang Hari Raya Idul Adha, ribuan warga di Desa Percut menerima bantuan pangan sosial dari pemerintah uang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak dan warga kurang mampu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Dalam program bantuan tersebut, setiap penerima manfaat memperoleh 20 kilogram beras dan 2 botol minyak goreng. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap mengingat jumlah penerima manfaat yang cukup besar di wilayah desa.
Pemerintah Desa Percut menyampaikan bahwa jumlah penerima bantuan di desa tersebut mencapai sekitar 2.800 warga. Bantuan pangan sosial ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.
Mewakili Kepala Desa Percut, Kepala Dusun (Kadus) 11, Pak Sayuti, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan pangan sosial ini sangat membantu masyarakat, apalagi saat ini mendekati Hari Raya Idul Adha. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga penerima manfaat,” ujar Pak Sayuti saat ditemui di lokasi penyaluran bantuan.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada hari Senin. Namun, distribusi bantuan mengalami penyesuaian jadwal karena barang dari pihak penyalur, yakni PT Pos dan Bulog, belum tiba di desa sesuai waktu yang direncanakan.
“Seharusnya bantuan sudah tersalurkan pada hari Senin. Namun karena barang belum masuk ke desa, penyaluran dilakukan pada hari berikutnya,” jelasnya.
Untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan lancar, pemerintah desa menerapkan sistem pembagian bertahap berdasarkan wilayah dusun. Pada tahap awal yang berlangsung 26 Mei, bantuan disalurkan kepada warga Dusun 1 hingga Dusun 10. Sementara tahap berikutnya akan diberikan kepada warga Dusun 11 sampai Dusun 19, dan sebagian penyaluran dijadwalkan kembali setelah Hari Raya Idul Adha.
Pak Sayuti juga mengimbau masyarakat penerima manfaat agar mengikuti jadwal yang telah ditentukan guna menghindari antrean panjang dan memastikan proses pembagian berjalan tertib.
“Karena jumlah penerima manfaat cukup banyak, pembagian tidak memungkinkan selesai dalam satu hari. Oleh sebab itu, penyaluran dilakukan secara bertahap agar semua warga dapat terlayani dengan baik,” tutupnya. (Amir Hamzah,SH)

